
Pernahkah kalian merasa bahwa kalian tidak ada apa-apa nya dibandingkan dengan orang lain? pernahkah kalian merasa kecil ketika melihat pencapaian orang lain? bagi beberapa orang, itu merupakan perasaan yang cukup umum. Ketika kita berpikir bahwa nantinya kita akan meraih hal-hal besar, melakukan sesuatu yang besar, dan pencapaian luar biasa lainnya di masa depan, kita malah dihadapkan dengan kenyataan bahwa kita masih belum mendapatkan atau melakukan apapun. stuck!
Saya sering merasakan perasaan ini. Ketika saya berpikir bahwa saya adalah orang jenius (ya, saya sering berpikir seperti itu😒), saya menghadapi kenyataan bahwa saya berulang kali gagal sembari melihat kesuksesan orang lain. Berulang kali juga saya berpikir, apakah saya memang tidak sehebat itu? Tentu saja, sampai sekarang saya masih menganggap bahwa saya hebat 😎. Namun, yang membuat saya tenang adalah, saya memahami bahwa bahkan jika saya bukan orang yang hebat sekalipun, it’s ok!
Pernah nggak sih dengerin lagu Coldplay, “Something just like this”?
I’ve been reading books of old, the legends and the myths
Achilles and his gold, Hercules and his gifts
Spider-Man’s control and Batman with his fists
And clearly, I don’t see myself upon that list
Ketika mendengarkan lagu pada bagian di atas, saya teringat untuk menulis blog ini. Saya teringat dengan segala sesuatu yang saya alami. Sejak kecil, saya senang membaca buku. saya sering membaca kisah orang-orang hebat, kisah para ilmuan yang mengubah dunia, kisah para penakluk wilayah, dan kisah para pahlawan. Saya mengagumi mereka dan berharap suatu saat nanti saya menjadi salah satu di antara mereka. Dan sampai sekarang, saya selalu mengusahakan hal tersebut. Bedanya dulu dan sekarang adalah, sekarang saya menyadari bahwa sepertinya saya memang bukan bagian dari daftar orang hebat tersebut, persis seperti baris terakhir pada lirik lagu tadi. And clearly, I don’t see myself upon that list!
But she said, “Where d’you wanna go? How much you wanna risk?
I’m not looking for somebody with some superhuman gifts
Some superhero, some fairy tale bliss
Just something I can turn to, somebody I can kiss”— masih lagu yang sama
Tapi Akhirnya saya menyadari bahwa jika bahkan saya memang tidak bisa seperti orang orang yang saya kagumi, itu tidak menjadi masalah. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi seperti orang yang saya kagumi. Tapi jika memang tidak bisa, yaudah. Saya tidak memusingkan hal itu, karena saya mengerti bahwa tidak semua orang harus jadi hebat, cukup menjadi pribadi yang biasa-biasa saja. karena, seperti yang dikatakan oleh Syndrome di The Incredibles,
Ketika semua orang menjadi pahlawan, maka tidak akan ada lagi pahlawan
Tentu saja, tulisan ini tidak ditujukan sebagai bentuk afirmasi positif untuk bermalas-malasan dan menerima apa adanya. Tulisan ini ditujukan untuk mereka yang telah bekerja keras, tapi masih belum mendapatkan hasil yang diharapkan. Dan, saya tau bahwa arti lirik lagu tadi tidaklah seperti yang saya tuliskan disini, tapi saya hanya membuatnya sedikit relate dengan masalah yang sering kita hadapi.
disadur dari blog Fikri Mulyana Setiawan di Medium